CeritaMuria.Com, KUDUS – Usia tidak menjadi penghalang bagi seseorang untuk terus menempuh pendidikan. Hal itu dibuktikan oleh Iswanto yang berhasil meraih gelar Sarjana Keperawatan di Universitas Muhammadiyah Kudus (UMKU) pada usia 54 tahun.
Iswanto mengikuti prosesi Wisuda S1 ke-31 UMKU yang berlangsung di Crystal Building UMKU, Kudus, Kamis (21/5/2026). Meski telah berkeluarga, memiliki anak, dan sibuk bekerja sebagai perawat di Rumah Sakit Prima Medika Pemalang, semangatnya untuk menyelesaikan pendidikan tidak pernah surut.
Sebelumnya, Iswanto merupakan lulusan D3 Keperawatan pada tahun 1991. Berkat kegigihan dan kerja kerasnya menjalani perkuliahan, baik secara daring melalui Zoom maupun tatap muka karena tempat kerjanya di Kabupaten Pemalang dengan jarak yang cukup jauh dengan Kampus UMKU, ia akhirnya berhasil menamatkan pendidikan sarjana.
“Alhamdulillah, kerja keras dan tantangan membagi waktu akhirnya bisa lulus dan hari ini bisa menyandang gelar sarjana,” ujarnya saat ditemui di sela-sela prosesi wisuda.
Ia mengaku mendapatkan program khusus kuliah di UMKU, namun proses pembelajaran tetap dijalani layaknya perkuliahan reguler.
Menurutnya, dukungan keluarga serta semangat dari rekan-rekan sesama profesi yang juga melanjutkan pendidikan S1 Keperawatan di UMKU menjadi motivasi besar hingga akhirnya berhasil lulus.
Sementara itu, Rektor UMKU, Edy Soesanto menyampaikan, sebagian mahasiswa yang menempuh pendidikan di UMKU memang sudah bekerja.
Ia berharap para lulusan tidak hanya mengalami peningkatan ilmu pengetahuan, tetapi juga kemampuan spiritual serta karier.
“Semoga ilmunya bertambah, kemampuan spiritual meningkat, dan kariernya juga meningkat,” ujarnya.
Menurutnya, perkembangan dunia kesehatan saat ini membuka peluang besar bagi tenaga kesehatan, termasuk untuk pasar kerja luar negeri.
“Alhamdulillah sekarang ini pasar luar negeri sangat terbuka sekali. Kami juga sudah mulai bekerja sama dengan beberapa pengerah tenaga kerja,” katanya.
Dalam sambutannya pada prosesi wisuda, Dr. Edy juga mengucapkan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati UMKU.
Ia menegaskan bahwa wisuda bukanlah akhir dari perjalanan pendidikan, melainkan awal pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan kemanusiaan.
“Gelar akademik yang saudara peroleh bukan hanya simbol capaian intelektual, tetapi juga amanah moral untuk menghadirkan manfaat bagi sesama,” ungkapnya.
Ia juga mengingatkan para lulusan agar terus belajar dan mampu beradaptasi di tengah perubahan dunia yang berlangsung cepat.
“Kemajuan teknologi, perubahan sosial, dan dinamika global menuntut generasi muda untuk terus belajar dan beradaptasi,” katanya.
Sebagai lulusan Perguruan Tinggi Muhammadiyah, para wisudawan juga diminta menjadi insan pembelajar sepanjang hayat yang mampu berpikir kritis dan berinovasi.
“Bangsa ini membutuhkan generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki keberanian untuk menyelesaikan persoalan nyata di masyarakat,” tegasnya.
Selain mengejar kesuksesan pribadi, para lulusan juga diharapkan mampu menghadirkan manfaat sosial bagi lingkungan sekitar.
“Ke mana pun saudara melangkah, jagalah nilai-nilai kejujuran, kemanusiaan, dan semangat pengabdian,” pesannya.
Hari ini sebanyak 553 lulusan UMKU resmi menyandang gelar sarjana dalam prosesi Wisuda S1 ke-31 yang digelar di Crystal Building UMKU. Para wisudawan berasal dari 19 program studi (prodi) di lingkungan UMKU.
Program studi tersebut meliputi S1 Teknik Industri, S1 Sistem Informasi, S1 Ilmu Komputer, S1 Ekonomi Syariah, S1 Akuntansi, S1 Hukum, S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), S1 Bisnis Digital, D3 Keperawatan, D4 Teknologi Laboratorium Medis, S1 Keperawatan, S1 Kebidanan, S1 Administrasi Rumah Sakit, S1 Gizi, S1 Farmasi, hingga Profesi Ners.
